Minggu, 24 Januari 2016

Hallo teman-teman.. ini adalah contoh gambar teknik dasar di dalam pembelajaran bola basket.. (dikutip dari skripsi saya sendiri :D



1.      Teknik Dasar Permainan Bolabasket
Menurut Bebbi Oktara (2010: 41) secara garis besar permainan bolabasket dimainkan dengan menggunakan beberapa teknik dasar, yaitu memegang, mengoper, dan menangkap bola (passing and catching), menggiring bola (dribbing), serta menembak (shooting). Nuril Ahmadi (2007: 13) memperkuat bahwa latihan teknik dasar bola basket di mulai dari penguasaan bola. Pertama-tama coba pegang bola basket, kemudian raba, pantulkan, lemparkan, dan mainkan sehingga dapat mengenal karakteristik bola seperti keras bola, lentingan bola, dan kasarnya permukaan bola.
 
Gambar 1
Cara memegang bola
(Nuril Ahmadi, 2007: 13)

a.       Teknik Dasar Mengoper Bola (Passing)
Passing adalah bagian dari pemikiran seorang pemain di dalam permainan (Nancy Lieberman, 1997: 168). Menurut Nuril Ahmadi (2007: 13) Teknik dasar mengoper (passing) dalam bolabasket adalah sebegai berikut:
1)      Mengoper bola setinggi dada (chest pass)
Mengoper bola dengan dua tangan dari depan dada merupakan operan yang sering di lakukan dalam suatu pertandingan bolabasket. Operan ini berguna untuk arak pendek. Mengoper bola dengan cara ini akan menghasilkan kecepatan, ketepatan, dan kecermatan. Jarak lemparan adalah 5 sampai 7 meter.
 

Gambar 2
Teknik melempar bola di depan dada
(Nuril Ahmadi, 2007: 14)

2)      Mengoper bola dari atas kepala (overhead pass)
Lemparan ini biasanya dilakuan oleh pemain-pemain yang berbadan tinggi sehingga melampaui daya raih lawan. Lemparan ini juga bisa digunakan untuk operan cepat.



Gambar 3
Teknik mengoper dari atas
(Nuril Ahmadi, 2007: 15)




3)      Mengoper bola pantulan (Bounce Pass)
Operan pantulan dengan dua tangan dilakukan dalam posisi bola di depan dada. Operan ini sangat baik dilakukan untuk menerobos lawan yang tinggi. Bola dipantulkan disamping kiri atau kanan lawan dan teman sudah siap menerimanya di belakang lawan.
 
Gambar 4
Mengoper bola pantulan
(Nuril Ahmadi, 2007: 17)

b.      Teknik Dasar Menerima Bola
Agar dapat menerima bola dengan baik dalam berbagai posisi dan situasi, pemainharus menguasai teknik dasar menerima bola dengan baik.
 
Gambar 5
Teknik dasar menerima bola
(Nuril Ahmadi, 2007: 16)



c.       Teknik Dasar Menggiring Bola (Dribbling)
Menggiring bola adalah membawa lari bola ke segala arah sesuai dengan peraturan yang ada (Nuril Ahmadi, 2007: 17). Seorang pemain diperbolehkan membawa bola lebih dari satu langkah asal bola dipantulkan ke lantai, baik dengan berjalan maupun berlari. Menggiring  bola harus menggunakan satu tangan. Kegunaan menggiring bola adalah mencari peluang serangan, menerobos pertahanan lawan, ataupun memperlambat tempo permainan.









                  Gambar 6                                            Gambar 7
                   Menggiring bola rendah                     Menggiring bola tinggi
(Nuril Ahmadi, 2007: 17)                 (Nuril Ahmadi, 2007: 17)

d.      Teknik Dasar Menembak (Shooting)
Usaha memasukan bola ke keranjang diistilahkan dengan menembak, dapat dilakukan dengan satu tangan, dua tangan dan lay-up (Nuril Ahmadi, 2007: 18).



1)      Tembakan satu tangan (One Head Shoot)
            Sikap badan pada waktu akan menembak bola yaitu berdiri tegak, kaki sejajar atau kaki kanan di depan bagiyang tidak kidal, kaki kiri dibelakang sementara lutut di tekuk. Kemudian bola ditembakan ke keranjang basket dengan gerakan siku, badan, dan lutut diluruskan secara serempak. Pada waktu tangan lurus, bola dilepaskan, jari-jari dan pergelangan tangan diaktifkan.
Gambar 8
Teknik dasar menembak dengan menembak satu tangan
(Nuril Ahmadi, 2007: 18)

2)      Tembakan dua tangan
            Sikap badan sama seperti tembakan satu tangan perbedaannya adalah pada waktu bola lepas, jari-jari tangan dan pergelangan tangan diaktifkan, artinya digerakan ke atas ke depan dan ke bawah. Jadi jalannya bola ke atas, ke depan, dan akhirnya ke bawah menuju keranjang.

 
Gambar 9
Teknik dasar menembak dengan menembak dua tangan
 (Nuril Ahmadi, 2007: 18)

3)      Tembakan Lay-up
            Tembakan lay-up adalah tembakan yang dilakukan dengan jarak dekat sekali dengan keranjang basket, sehingga seolah-olah bola itu diletakan ke dalam keranjang basket yang di dahului dengan gerak dua langkah.
Gambar 10
Teknik tembakan lay-up
(Nuril Ahmadi, (2007: 20)
e.       Teknik Latihan Olah Kaki (Footwork)
     Gerak kaki yang baik dapat difungsikan untuk menghadang atau mencegah operan atau menggiring bola. Ini dapat dilatih dengan menggerakan kaki bertukar arah. Pemain menghadap pelatih yang berdiri didepannya. T (pelatih) dengan gerak tangan menunjuk arah pemain harus bergerak dalam posisi bertahan (ke kiri, maju, mundur, dan sebagainya).

Gambar 11
Teknik dasar gerak kaki
(Nuril Ahmad, 2007:  21)

f.       Teknik Latihan Pivot

         Yang dimaksud dengan pivot dalam permainan bolabasket adalah menggerakan salah satu kaki ke segala arah dengan kaki yang lainnya tetap di tempat sebagai poros.
Gambar 12
Teknik gerakan pivot
(Nuril Amadi, 2007: 22)
Secara garis besar permainan bolabasket dilakukan dengan mempergunakan tiga unsur teknik yang menjadi pokok permainan, yakni : mengoper dan menangkap bola (passing and catching), menggiring bola (dribbling), serta menembak (shooting). Ketiga unsur teknik tadi berkembang menjadi berpuluh-puluh teknik lanjutan yang memungkinkan permainan bolabasket hidup dan bervariasi. Misalnya, dalam teknik mengoper dan menangkap bola terdapat beberapa cara seperti : tolakan dada (chest pass), tolakan di atas kepala (overhead pass), tolakan pantulan (bounce pass),dan lain sebagainya. Dalam rangkaian teknik ini, dikenal pula sebutan pivot yakni pada saat memegang bola, salah satu kaki bergerak dan satu kaki lainnya tetap di lantai seabgai tumpuan. Teknik menggiring bola berkaitan erat dengan traveling, yakni gerakan kaki yang dianggap salah karena melebihi langkah yang ditentukan. Juga double dribble suatu gerakan tangan yang dilarang karena menggiring bola dengan kedua tangan atau menggiring bola untuk kedua kalinya setelah bola dikuasai dengan kedua tangan. Teknik menembak berkaitan erat dengan gerak tipu, lompat, blok dan lain sebagainya. Begitu banyak teknik permainan yang harus dikuasai oleh seorang pemain bolabasket, sehingga sulit untuk diperinci satu-persatu dalam tulisan ini. Namun demikian, dengan menguasai ketiga unsur teknik pokok tadi serta beberapa lanjutannya, seseorang sudah dapat melakukan permainan bolabasket, walaupun tidak sempurna.
Terimakasih, semoga bermanfaat :)