1. Teknik
Dasar Permainan Bolabasket
Menurut Bebbi Oktara (2010: 41) secara garis besar permainan
bolabasket dimainkan dengan menggunakan beberapa teknik dasar, yaitu memegang,
mengoper, dan menangkap bola (passing and
catching), menggiring bola (dribbing),
serta menembak (shooting). Nuril
Ahmadi (2007: 13) memperkuat bahwa latihan teknik dasar bola basket di mulai
dari penguasaan bola. Pertama-tama coba pegang bola basket, kemudian raba,
pantulkan, lemparkan, dan mainkan sehingga dapat mengenal karakteristik bola
seperti keras bola, lentingan bola, dan kasarnya permukaan bola.
Gambar 1
Cara
memegang bola
(Nuril
Ahmadi, 2007: 13)
a. Teknik
Dasar Mengoper Bola (Passing)
Passing adalah bagian dari pemikiran
seorang pemain di dalam permainan (Nancy Lieberman, 1997: 168). Menurut Nuril
Ahmadi (2007: 13) Teknik dasar
mengoper (passing) dalam bolabasket adalah sebegai
berikut:
1) Mengoper
bola setinggi dada (chest pass)
Mengoper
bola dengan dua tangan dari depan dada merupakan operan yang sering di lakukan
dalam suatu pertandingan bolabasket. Operan ini berguna untuk arak pendek.
Mengoper bola dengan cara ini akan menghasilkan kecepatan, ketepatan, dan
kecermatan. Jarak lemparan adalah 5 sampai 7 meter.
Gambar 2
Teknik melempar bola di depan dada
(Nuril Ahmadi, 2007: 14)
2) Mengoper
bola dari atas kepala (overhead pass)
Lemparan ini biasanya
dilakuan oleh pemain-pemain yang berbadan tinggi sehingga melampaui daya raih
lawan. Lemparan ini juga bisa digunakan untuk operan cepat.
Gambar 3
Teknik
mengoper dari atas
(Nuril
Ahmadi, 2007: 15)
3) Mengoper
bola pantulan (Bounce Pass)
Operan pantulan dengan dua
tangan dilakukan dalam posisi bola di depan dada. Operan ini sangat baik
dilakukan untuk menerobos lawan yang tinggi. Bola dipantulkan disamping kiri
atau kanan lawan dan teman sudah siap menerimanya di belakang lawan.
Gambar 4
Mengoper
bola pantulan
(Nuril
Ahmadi, 2007: 17)
b. Teknik
Dasar Menerima Bola
Agar
dapat menerima bola dengan baik dalam berbagai posisi dan situasi, pemainharus
menguasai teknik dasar menerima bola dengan baik.
Gambar 5
Teknik dasar menerima bola
(Nuril Ahmadi, 2007: 16)
c. Teknik
Dasar Menggiring Bola (Dribbling)
Menggiring
bola adalah membawa lari bola ke segala arah sesuai dengan peraturan yang ada
(Nuril Ahmadi, 2007: 17). Seorang pemain diperbolehkan membawa bola lebih dari
satu langkah asal bola dipantulkan ke lantai, baik dengan berjalan maupun
berlari. Menggiring bola harus
menggunakan satu tangan. Kegunaan menggiring bola adalah mencari peluang
serangan, menerobos pertahanan lawan, ataupun memperlambat tempo permainan.
Gambar
6 Gambar
7
Menggiring bola rendah Menggiring bola tinggi
(Nuril
Ahmadi, 2007: 17) (Nuril
Ahmadi, 2007: 17)
d. Teknik
Dasar Menembak (Shooting)
Usaha
memasukan bola ke keranjang diistilahkan dengan menembak, dapat dilakukan dengan
satu tangan, dua tangan dan lay-up (Nuril Ahmadi, 2007: 18).
1)
Tembakan satu tangan (One Head Shoot)
Sikap badan pada waktu akan menembak
bola yaitu berdiri tegak, kaki sejajar atau kaki kanan di depan bagiyang tidak
kidal, kaki kiri dibelakang sementara lutut di tekuk. Kemudian bola ditembakan
ke keranjang basket dengan gerakan siku, badan, dan lutut diluruskan secara
serempak. Pada waktu tangan lurus, bola dilepaskan, jari-jari dan pergelangan
tangan diaktifkan.
Gambar 8
Teknik dasar menembak dengan
menembak satu tangan
(Nuril Ahmadi, 2007: 18)
2)
Tembakan dua tangan
Sikap badan sama seperti tembakan
satu tangan perbedaannya adalah pada waktu bola lepas, jari-jari tangan dan
pergelangan tangan diaktifkan, artinya digerakan ke atas ke depan dan ke bawah.
Jadi jalannya bola ke atas, ke depan, dan akhirnya ke bawah menuju keranjang.
Gambar 9
Teknik
dasar menembak dengan menembak dua tangan
(Nuril Ahmadi, 2007: 18)
3) Tembakan
Lay-up
Tembakan
lay-up adalah tembakan yang dilakukan
dengan jarak dekat sekali dengan keranjang basket, sehingga seolah-olah bola
itu diletakan ke dalam keranjang basket yang di dahului dengan gerak dua
langkah.
Gambar 10
Teknik tembakan lay-up
(Nuril Ahmadi, (2007: 20)
e. Teknik
Latihan Olah Kaki (Footwork)
Gerak
kaki yang baik dapat difungsikan untuk menghadang atau mencegah operan atau
menggiring bola. Ini dapat dilatih dengan menggerakan kaki bertukar arah.
Pemain menghadap pelatih yang berdiri didepannya. T (pelatih) dengan gerak
tangan menunjuk arah pemain harus bergerak dalam posisi bertahan (ke kiri,
maju, mundur, dan sebagainya).
Teknik
dasar gerak kaki
(Nuril
Ahmad, 2007: 21)
f. Teknik
Latihan Pivot
Yang dimaksud dengan pivot
dalam permainan bolabasket adalah menggerakan salah satu kaki ke segala arah
dengan kaki yang lainnya tetap di tempat sebagai poros.
Gambar
12
Teknik
gerakan pivot
(Nuril
Amadi, 2007: 22)
Secara garis besar permainan bolabasket dilakukan dengan mempergunakan
tiga unsur teknik yang menjadi pokok permainan, yakni : mengoper dan menangkap
bola (passing and catching),
menggiring bola (dribbling), serta
menembak (shooting). Ketiga unsur
teknik tadi berkembang menjadi berpuluh-puluh teknik lanjutan yang memungkinkan
permainan bolabasket hidup dan bervariasi. Misalnya, dalam teknik mengoper dan
menangkap bola terdapat beberapa cara seperti : tolakan dada (chest pass), tolakan di atas kepala (overhead pass), tolakan pantulan (bounce pass),dan lain sebagainya. Dalam
rangkaian teknik ini, dikenal pula sebutan pivot
yakni pada saat memegang bola, salah satu kaki bergerak dan satu kaki lainnya
tetap di lantai seabgai tumpuan. Teknik menggiring bola berkaitan erat dengan traveling, yakni gerakan kaki yang
dianggap salah karena melebihi langkah yang ditentukan. Juga double dribble suatu gerakan tangan yang
dilarang karena menggiring bola dengan kedua tangan atau menggiring bola untuk
kedua kalinya setelah bola dikuasai dengan kedua tangan. Teknik menembak
berkaitan erat dengan gerak tipu, lompat, blok dan lain sebagainya. Begitu
banyak teknik permainan yang harus dikuasai oleh seorang pemain bolabasket,
sehingga sulit untuk diperinci satu-persatu dalam tulisan ini. Namun demikian, dengan
menguasai ketiga unsur teknik pokok tadi serta beberapa lanjutannya, seseorang
sudah dapat melakukan permainan bolabasket, walaupun tidak sempurna. Terimakasih, semoga bermanfaat :)